Obat Aborsi Asli Dan Efeksamping Obat Aborsi

Obat Aborsi Asli – Jaman sekarang alangkah mudahnya orang memutuskan untuk melakukan aborsi, dengan menggunakan obat-obatan yang di jual bebas. Mereka membeli obat aborsi dengan niat menggugurkan kandungan tanpa memperhatikan nyawanya sendiri. Seharusnya sebelum membeli perlu diketahui obat aborsi atau obat penggugur janin dan efek sampingnya. Tidak heran, kemungkinan mereka dalam keadaan panik, sehingga langsung membeli obat penggugur kandungan tanpa berpikir panjang, padahal itu adalah tindakan yang berbahaya. Lakukan aborsi dengan prosedur yang benar, dengan pergi ke dokter. Apabila ada indikasi medis makan dokter akan membantu melakukan procured abortion yaitu aborsi yang disengaja.

obat aborsi asli

3 Obat Aborsi Dan Efek Sampingnya

Aborsi disengaja atau pun tidak yang menggunakan obat-obatan untuk melakukan aborsi pasti memiliki efek samping. Karena setiap obat selain efek terapi yang diinginkan pasti memiliki efek lain yang tidak diinginkan biasa disebut efek samping. Berikut adalah obat aborsi dan efek sampingnya yang mungkin akan anda alami.

  1. Efek Setelah Mengkonsumsi Mifepristone

Setelah konsumsi obat ini adalah, anda bisa mengalami nausea (mual), vomiting (muntah), kehilangan nafsu makan. Ketiga hal tersebut adalah efek yang paling sering dialami setelah minum obat ini. Jangan konsumsi obat melebihi dosis karena dalam beberapa kasus over dosis yang dilaporkan, dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada kelenjar adrenal.

  1. Efek Samping Obat Gemeprost

Pengaruh yang tidak diinginkan juga akan muncul setelah konsumsi obat jenis prostaglandin yang biasa digunakan untuk induksi kelahiran. Efek sampingnya antara lain, nyeri perut, diare. mual, muntah, hiperstimulasi rahim, rahim bisa sampai pecah. Selain itu juga menyebabkan masalah pada jantung seperti disritmia jantung-hipoksi (jantung berdetak tidak normal karena kekurangan oksigen), tekanan darah tinggi, detak jantung terlalu cepat (takikardia).

  1. Efek Samping Obat Cytotec

Gejala yang sering muncul dan umum terjadi adalah demam menggigil, serta suhu yang meningkat. Apabila 2×24 jam suhu terus berada di 38 derajat celcius atau jika demam mencapai 39 derajat celcius segera hubungi dokter. Karena ada kemungkinan infeksi akibat pengguguran yang tidak lengkap dan perlu perawatan dokter. Efek samping lain yang mungkin muncul adalah mual, muntah, nyeri perut, perdarahan dan diare.

3 Risiko Akibat Tindakan Aborsi Dengan Obat

Berikut adalah 3 komplikasi serius yang bisa anda alami saat memutuskan untuk melakukan aborsi.

  1. Syok Karena Perdarahan Hebat

Perdarahan yang keluar dari vagina dengan aborsi medis sangat berat, bisa saja sampai membutuhkan transfusi darah untuk mengatasinya. Hal terburuk yang mungkin terjadi adalah Syok Hipovolemik akibat turunnya volume darah dalam tubuh, yang dapat menyebabkan kematian. Selain karena perdarahan hebat syok juga bisa terjadi karena diare yang dialami akibat efek samping obat aborsi. Diare akan membuat tubuh kekurangan cairan maka akibatnya akan terjadi syok.

  1. Infeksi Karena Perlekatan Jaringan Pada Rahim

Proses aborsi dengan obat, tidak menjamin seluruh jaringan janin dapat luruh semua sampai bersih. Dilaporkan sebagian kasus terjadi infeksi akibat jaringan yang kurang bersih menempel pada rahim. Maka dari itu setelah proses pengguguran dengan obat sebaiknya dipastikan dengan USG untuk mengetahui apa sudah benar-benar bersih. Jika belum bersih, bisa dilakukan metode kuretase. Jika infeksi tidak teratasi akibat paling fatal adalah kematian pada ibu.

  1. Gagal Ginjal Akut Karena Syok Penurunan Volume Darah

Gagal ginjal akut adalah penurunan fungsi ginjal secara tiba-tiba, karena satu dan lain hal yang mengarah pada kerusakan ginjal. Penyebabnya bisa karena dehidrasi, kehilangan bayak darah, penggunaan obat-obatan keras. Hal-hal tersebut bisa terjadi semua pada proses aborsi dan saling berkaitan, maka dari itu besar kemungkinan anda yang melakukan aborsi mengalami gagal ginjal akut.

Aborsi tanpa arahan atau petunjuk dari dokter sama dengan bunuh diri, anda harus mengetahui obat aborsi dan efek sampingnya. Apabila dosis yang diminum tidak sesuai dengan kebutuhan, maka akan terjadi efek samping yang tidak diinginkan.

error: Content is protected !!